2 Nov 2017

Payung yang Tak Meneduhkan

foto: rmac8oppo (pixabay.com)

Izzah Hayati mendadak berkecamuk pikiran, bergejolak hati. Bingung dan resah sendiri. Persoalannya bermula dari payung".
Di  balkon  lantai dua  sekolahnya,  ia  bisa  melihat  saat tamu  besar  itu datang. Ayahnya, kepala sekolah, sang pemimpin, menyambut langsung sang tamu. Ayah sendiri kembangkan payung dan naungi sang tamu saat keluar dari mobil.
Sopir sang tamu yang sudah siap dengan payung terkembang hendak memayungi  majikannya, terpaku  di tempat.  Tak  jadi sang  sopir  memayungi majikannya  ketika  ayah  Izzah  Hayati,  kepala  sekolah,  mengambil  alih tugasnya.
"Sejak kapan ayahmu jadi pelayan, Izzah?" sindir Dina dingin, teman sekelas Izzah Hayati, si anak walikota.
"Itu tanda kerendahhatian," bela Safitri, anak seorang buruh tani dan pedagang sayur di pasar.
Izzah Hayati tertunduk mendengar kata Dina. Ia menunduk berharap dada  yang  bergejolak  dan  darahnya  yang  berdesir,  teredam  dengan  kata Safitri.
Izzah  Hayati  merasakan  ada  benarnya  kata  Dina.  Ayah  tak  pantas melayani  sang  tamu  itu.  Ada  banyak  guru,  penjaga  sekolah,  satpam,  siswa, atau  sopir  sendiri  siap  bertugas  memayungi  sang  tamu.  Berlebihan  ayah bertingkah begitu pada sang tamu. Sang tamu memang konglomerat; pemilik beberapa swalayan dan beberapa sekolah swasta, tetapi tidak harus ayah pula memayungi si tamu.
Kelak,  Izzah  Hayati  makin  menjadi-jadi  gelisahnya,  ketika  ayahnya sambil  bercanda  berkeluh  kesah  di  rumah.  Dengan  bercanda  ayah  ungkap uneg-uneg,  rada  kecewa ketika sang  tamu  hanya  menyumbang  dana  sedikit ke sekolah.
"Sudah  Ayah  bela-belain  mayungi  beliau,  berakrab-akrab,  ngambi hatinya, eh gak ngefek rupanya. Kalau tau gini, mending suruh satpam yang payungi."

______
Penggalan cerpen dari buku, "Seorang Dari Masa Lalu Yang Jauh, Melipat Waktu, Dan Menjenguk Masa Kini".


Samudera Magfirah

foto: Herriest (pixabay.com)

Sendu memandang laut yang tak lagi biru
Tidak lagi mencumbu bulan di atas riak-Nya
Debur gelombang hantam bibir pantai
Pasir berbisik ada luka di perahu yang kaukayuh
Ada gumpalan rindu pada syair kian riuh
Sementara titik kenang serupa rima yang tertinggal di terumbu karang
Jangan berpegang pada irisan waktu yang tidak lagi membilang undakan hari
Usah pula melompat mundur itu sia-sia
Endapan pasir tergenang di garis waktu
Tikamkan jangkar sebelum karang menghantam buritan
Sandarkan lelah pada ikhlas-Nya
Larut jiwa dalam lantunan kalam di indahnya seribu bulan Berlayarlah di samudera sunyi
Selami lautan Firman-Nya
Ia puisi paling sempurna
Usap jelaga di atas sajadah
Dalam munajat air mata taubat
Tenggelamkan segala kelam
Petik kilau mutiara sebelum ranting usia luruh di tapal senja

_____
Cuplikan puisi dari buku, "PUISI PENAKA JIWA".


1 Nov 2017

WhatsApp versi Bisnis

WhatsApp akan menyediakan aplikasi versi bisnis. Akun ini bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Berbeda dengan akun pribadi, akun ini akan ditandai dengan pin warna hijau di samping nama akunnya.
Mungkin belum semua orang bisa mencoba aplikasi ini. Untuk memastikannya, silakan cari WhatsApp for Business di Google Play atau Apps Store.
Apa saja fitur WhatsApp versi bisnis ini?


  • Fitur bisnis, berisi status terverifikasi atau tidak, lokasi usaha, jenis usaha, kontak, dan alamat web.
  • Bisa mengatur pesan bila perusahaan sedang libur.
  • Bisa membuat pesan selamat datang otomatis.
  • Quick replies, bisa membuat daftar template pesan. Untuk mengakses quick replies, cukup ketik "/", lalu pilih pesan yang akan dikirim.
Untuk akun terverifikasi, belum diketahui apakah akan digratiskan atau berbayar. Mari kita tunggu rilisnya.
Nomor yang digunakan di WhatsApp bisnis, tidak harus nomor pribadi. Jadi, dalam satu handphone, bisa menggunakan dua nomor yang berbeda, untuk pribadi dan bisnis.

31 Oct 2017

Menghapus Pesan WhatsApp via Desktop

Suka menggunakan WhatsApp via desktop? Kini, pesan yang sudah kita kirim, bisa dihapus juga di WhatsApp versi desktop. Caranya hampir sama seperti di aplikasi Android maupun iOS.
Setelah pesan dihapus, orang yang kita kirim pesan tidak akan bisa melihatnya lagi. Jadi, bila salah kirim, segera hapus sebelum pesannya dibaca.
Klik menu pada pesan lalu klik Delete Message.
Klik Recall.
Pesan langsung terhapus.
Ingat, segera hapus sebelum pesan dibaca. Jika sudah dibaca, meski dihapus, mungkin kita kan malu bila pesannya sangat pribadi.

Pesan WhatsApp Bisa Dihapus

Pesan WhatsApp kini bisa dihapus. Meskipun pesannya sudah terbaca, pesan akan hilang setelah kita menghapusnya. Fitur ini sangat bermanfaat bagi yang sering salah mengirim pesan. Jadi, sangat beruntung bila kita bisa menghapusnya sebelum pesan tersebut terbaca.
Caranya sebagai berikut.
Tap lalu tahan pesan yang mau dihapus.
Tap ikon Delete.
Pilih opsi:
  • Delete For Me: hanya menghapus pesan di beranda kita.
  • Delete for Everyone: menghapus pesan di semua orang.

Tap OK.

Pesan sudah dihapus.

Mungkin belum semua versi Android sudah tersedia fitur ini. Coba saja aplikasinya diupdate secara berkala.

Lengkap! Cara Registrasi Kartu Prabayar All Operator

Cara Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar Simpati, As, XL, Indosat, Smartfren, dan Tri.
source:pixabay.com

Mulai hari ini, 31 Oktober 2017, kita wajib mendaftar ulang kartu prabayar, baik yang baru maupun kartu lama.
Registrasi ini wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK). Bagi yang belum memiliki KTP, NIK ada di KK orang tua. Meski baru lahir, semua warga negara Indonesia, sudah memiliki NIK. Kecuali, orang tuanya belum mendaftarkannya.
Adapun batas waktu registrasi ulang paling lambat pada 28 Februari 2018.
Operator Seluler Indonesia

Cara registrasi kartu prabayar masing-masing provider sebenarnya hampir sama, hanya berbeda di format penulisan SMS.

1. Telkomsel (Simpati & As)
Kartu Baru
REG<spasi>(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444
Kartu Lama
ULANG<spasi>(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444
Atau bisa melalui laman resmi Telkomsel. Klik tautan berikut ini.

2. XL
Kartu Baru
DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK) kirim ke 4444
Kartu Lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK) kirim ke 4444

3. Tri
Kartu Baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444
Kartu Lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444

4. Indosat
Kartu Baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444
Kartu Lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444

5. Smartfren
Kartu Baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444
Kartu Lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)# kirim ke 4444

Apa yang Terjadi jika Tak Registrasi?
Peraturan wajib registrasi prabayar ini tertuang di dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permen Kominfo) no.14 tahun 2017 tentang registrasi pelanggan jasa telekomunikasi.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan tujuan registrasi merupakan upaya pemerintah mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan.
Semua data registrasi akan terekam di database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).
Pelanggan kartu prabayar dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi seputar informasi registrasi.
Pelanggan juga bisa meminta informasi data kependudukan ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil melihat nomor yang tercatat.

Sumber: web semua operator seluler

9 Oct 2017

Google Adsense ala Facebook

Tahu Google Adsense? Kita bisa memajang iklan di blog. Bila iklannya ada yang mengklik, kita bisa mendapatkan uang dari Google.
Layanan yang sama, ada juga di Facebook. Melalui instant article dan Audience Network.
Di ebook ini, akan dijelaskan step by step mendaftarkan instant article sampai cara memasang kode iklan di dalamnya.

Setelah itu, tinggal dishare artikel di facebook page sambil nunggu ada orang yang membacanya dan mengklik iklan yang muncul.


6 Oct 2017

Hitam Merah Cinta

“aku bahagia kamu selalu ada
meskipun kita terpisah
tapi percayalah
kau dan aku kembali bersua”

- Setetes Rindu dalam Rintik Hujan

Zhya..
dimana kau sekarang
sudah lama kunanti dirimu
setelah sekian lama berpisah
potretmu masih kusimpan
kupandangi selalu
dalam setiap malamku

- Zhya


5 Oct 2017

Ketika Hujan Pergi

Ketika Hujan Pergi
Kepada (T)

Ketika hujan tiba,
Saat dingin bersenggama dengan mata
Selagi katak berpesta ria
Kala Jendela nampak lebih tebal dari biasa
Ayah mengambil langkah sejengkal menjauhi rumah
“Mau kemana hujan-hujan begini? Sudah tua tak pantas main hujan-hujanan.” Tanyaku lirih.
“Mau ke kota, nak, cari sepatu baru untukmu.” Jawab Ayah.
Ketika hujan tiba,
Saat dingin bercumbu dengan mata
Selagi katak berpesta pora
Sepatu yang dijanjikan ayah pun tak kunjung terlihat mata.
Coba kutelpon saja ayah di kota.
“Hallo Ayah. Sudah sampai mana?”
“Di jalur mimpimu, mobil ayah mogok. SPBD sulitdicari.”
“SPBD?”
“Stasiun Pengisian Bahan-bakar Do’a.”


TPU Tarunajaya, 2016

_________
Cuplikan puisi dari buku, "Bermula Kata Berbatas Puisi"


Lenguh Hujan Kala Senja

Bibirku bungkam seribu bahasa
Ku mencari makna juga cahaya
Langit jingga pun sama
Separuh harga dari seumur hidup kujumpa

Hujan membendung luka semalam
Ke mana diriku ‘kan meniti seorang diri?Ini senjaku yang keseribu
Benarkah begitu?

Jauh dari sudut pandang seorang tak berdaya Tergambar raut wajah berbeda
Jatuh di waktu yang sama
Seiring hujan menebas lara

Ia melenguh mendesak kita berdua
Di bawah mendung yang seolah bahagia
Kau dan aku ...
Menghirup aroma senja yang basah
Aku meniti jalan tak lagi seorang diri Mengembus napas serupa dihidupkan dua kali Sebab kau ada di sini

Didedikasikan untuk; Nailu Chirzati Filfarodis

_________
Cuplikan puisi dari buku, "Nyanyian Sumbang".


28 Sep 2017

Tentang Hal yang Pernah Sejenak Tinggal

Sebagian  orang,  merayakan  pertemuannya  dengan air mata, dan kata-kata yang paling belati.
Sebagian orang lagi, merayakan jumpa di pelaminan:meledakkan bintang-bintang.
Ijab  kabul  dan  semoga,  sebagai  hidangan  istimewa. Namun ketahuilah!

Tidak  ada  yang  lebih  merdu  dari  kentutmu,  Dik;berbau, tapi candu.
Sejak  cinta  di  sebelah  bahumu  menyala,  aku  hilang arah. Ngilu sekujur aku (sakau).

Selatan Tangerang, 19 Mei 2017

_________
Penggalan Puisi dari buku, "Secarik Sajak Di Meja Fiksimini"


27 Sep 2017

Satu Menit Untuk Luna

“Terima  kasih  selama  ini  telah  mencintaiku,”  bisik Lutfi tulus.
“Tak  perlu  mengatakan  itu.  Saya  mempunyai  hak untuk mencintaimu dan kamu punya hak untuk menerima atau  menolaknya.  Setelah  ini  aku  akan  berhenti.  Semoga kamu bahagia dengannya, Kak Lutfi.”
“Maafkan aku.”
Luna  hanya  diam.  Dia  menikmati  satu  menit terindahnya  dengan  diam.  Dia  menangis  dalam diam.  Dia merintih dalam diam. Dia tak ingin berlari. Dia hanya ingin diam  merasakan  semua. Seperti  selama  ini  dia  mencinta dalam diam.
Karena  sebenarnya  kekuatan  terbesar  manusia bisa terlihat bukan pada berlari, tapi pada diam.
---0---
“Beri aku semenit, untuk mengganti seluruh waktu yang telah aku lalui untuk mencintaimu.”
Lutfi masih terngiang kata-kata itu.
Lutfi  melihatnya,  raganya  yang  kini  tak  bernyawa, terbalut  kain  kafan  putih,  Luna  diam  tak bernapas. Semalam ia mendapat kabar, Luna kecelakaan.
__________________________
Penggalan cerita dari buku, "Lelaki Dalam Pelukan Angin".